“KELAHIRAN WUKU KELAWU TERKADANG MENINGGAL TABRAKAN”
Kami gelar kembali Pebayuhan Oton & Penebusan Melik WUKU KELAWU di hari Otonannya Secara Mandiri (Bukan Massal)
Otonan Mulai MINGGU, 17 AGUSTUS 2025 – 23 AGUSTUS 2025

Pendaftaran Respon Cepat Tlp/WA 081 231 899 594/ 081 325 103 688
Jangan pernah menyepelekan otonan, karena disini sejatinya awal sukses dan seimbangnya kehidupan manusia sekala niskala. Karena dalam pebayuhan otonan kita mempersembahkan saji pada jiwa yang reinkarnasi dalam tubuh. Serta memberi persembahan pada Nyapa Papat yang menemani kita hidup dan mengantar kita nantinya.
Kita sering kesana kesini sembahyang, tapi terkadang lupa untuk mempersembahkan Upakara pada Sang Hyang Paran Numadi/Sang Maha Jiwa. Jadi tentu jiwa kita akan tidak mengalami kesetabilan sekala niskala. Hingga jiwa tidak tenang, males belajar, males bekerja, males sembahyang dan lain sebagainya.
Selain itu juga, kita sering bangga makan enak, tapi Nyama Papat yang kita ajak lahir tidak pernah kita suguhkan apa apa, tentu akan menjadi masalah yang sangat besar terkait kesetabilan hidup sekala niskala. ( Masak diajak saja, tak pernah dikasi upah, kita pun jengkel kalau diperlakukan seperti itu).
Padahal Nyapa Papat inilah yang menjaga kita setiap hari dan menjaga kita saat tidur sampe mengantarkan kita nanti ke alam nirwana. Tapi kita sering mengabaikannya, hingga hidup kita seolah sendiri tidak ada yang membantu, susah, rejeki jauh, banyak masalah dan kesakitan.
Baca juga : Telat Metebusan Melik, Kadek Dede “HOMO”? Begini Kisahnya..
Menurut Wacakan Kelahiran Lontar Raspati Kalpa ini merupakan gambaran hidup
Wuku KELAWU,
Dewa Betara Sedana,
Pengawak Sangkara,
Kayu Lontar dan kayu Kowang,
Burung Nori dan burung Kalilingan,
Binatang Kuwuk,
Lintang Uluku,
Pesimpenan gedung terbuka,
Lumbung bolong, ( Rejeki Ten Mesari/Boros)
Nemu Kala Pati ( Hati Hati Meninggal Tabrakan )

Tabiat dan sifatnya secara umum : Kuat hatinya, gemar mengarang, kuat bekerja, kokoh tetap hati, belas kasihan hatinya, pandai menyenangkan hati sesama, panjang usia, besar daulatnya, pemboros, besar budinya, murah hatinya, hati sejuk, rela sembarang harta bendanya, tenang sembarang perintahnya, banyak bahagianya, tidak ada niatan curiga, terhalang karena, marah-marah dan salah ujar, hingga tumpul budinya, dan kematianya digigit ular atau kena racun. Tetapi bila orang miskin kelak akan menjadi kaya.
𝑩𝒂𝒄𝒂 𝒋𝒖𝒈𝒂 : INI SOLUSI BAGI KELAHIRAN LINTANG BADE “Baca Sampai Habis”
Otonannya Jatuh Pada :
REDITE UMANIS, KELAWU – MINGGU, 17 AGUSTUS 2025
Berwatak keras, tinggi cita citanya, budi pekertinya baik, mudah tersinggung, rajin bekerja, hidup hemat, jujur, suka menepati janji. Namun ketika menikah salah satunya akan pendek umur. Kelahiran ini tergolong kelahiran melik, perlu bayuh oton dan melik. Mendapatkan penglukatan Asta Pungku,Sudamala, & Gangga Amerta Oleh Dalang Samirana.
SOMA PAING, KELAWU – SENIN, 18 AGUSTUS 2025
Suka bekerja, suka menolong, pemarah, tidak mudah percaya orang lain, mudah mendapatkan kasih sayang, murah rejeki. Murah hati, namun sayangnya agak rakus. Untuk menetralisir efek negative dari kelahiran ini, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan penglukatan Gangga Amerta dan Penglukatan Urip Pemanumadian. Untuk menebus hutang manumadi/karma masa lalunya, di kehidupan ini.

ANGGARA PON, KELAWU – SELASA, 19 AGUSTUS 2025
Pendiam, cerdas, berwatak keras, mempunyai jiwa kesatria, pantang mundur, ingin kaya, banyak orang suka padanya, karena selalu bersikap baik. Untuk menetralisir efek negative dari kelahiran ini, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan penglukatan Gangga Amerta dan Penglukatan Urip Pemanumadian. Untuk menebus hutang manumadi/karma masa lalunya, di kehidupan ini.
Baca juga : Kisah Nyata – “TUMBAL” Melik Adnyana, Ibu Desak Harus Kehilangan Buah Hatinya
BUDA WAGE, KELAWU – RABU, 20 AGUSTUS 2025
Bicaranya keras, suka kemewahan, agak kikir, peramah, bersikap adil, hati hati dalam segala tindakan, kadang suka pamer kepinterannya. Untuk menetralisir efek negative dari kelahiran ini, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan penglukatan Gangga Amerta dan Penglukatan Urip Pemanumadian. Untuk menebus hutang manumadi/karma masa lalunya, di kehidupan ini.
WRASPATI KLIWON, KELAWU – KAMIS, 21 AGUSTUS 2025
Berhati baik, ulet, angan anganya tinggi, pantang menyerah, sering berlagak pandai, mudah tersinggung, kata katanya agak keras, berpengaruh, disenengi. Namun sering terombang ambing oleh pikiranya sendiri. Untuk menetralisir efek negative dari kelahiran ini, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan penglukatan Gangga Amerta dan Penglukatan Urip Pemanumadian. Untuk menebus hutang manumadi/karma masa lalunya, di kehidupan ini.

SUKRA UMANIS, KELAWU – JUMAT, 22 AGUSTUS 2025
Jujur dan suka menolong, suka mencampuri urusan orang lain, mudah mendapatkan sesuatu mudah habis, murah hati, boros, cepat marah jika disalahkan, sering kehilangan dan susah memaafkan orang lain. Untuk menetralisir efek negative dari kelahiran ini, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan penglukatan Gangga Amerta dan Penglukatan Urip Pemanumadian. Untuk menebus hutang manumadi/karma masa lalunya, di kehidupan ini.
SANISCARA PAING, KELAWU – SABTU, 23 AGUSTUS 2025
Suka duka dalam hidupnya cepat berganti, senang membantu orang lain walau yang dibencinya, giat dalam bekerja, suka diskusi masalah kemasyarakatan, tidak suka disaingi, suka menyombongkan diri dan disanjung. Untuk menetralisir efek negative dari kelahiran ini, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan penglukatan Gangga Amerta dan Penglukatan Urip Pemanumadian. Untuk menebus hutang manumadi/karma masa lalunya, di kehidupan ini.
OTONANNYA BERTEPATAN DENGAN HARI TILEM, SEBAIKNYA MELAKSANAKAN PEBAYUHAN, AGAR TIDAK APREMADE DEWA.
Untuk Menetralisir efek negative kelahiran tersebut, perlu diadakan pebayuhan oton Mendapatkan Penglukatan Sudamala, Gangga Amerta dan Asta Pungku Jika Ada Unsur Meliknya, Oleh Seorang Dalang Samirana.
𝑩𝒂𝒄𝒂 𝒋𝒖𝒈𝒂 : ANAK LAHIR TERLILIT TALI PUSAR ? Ini jalan Niskala yang Wajib Di Tempuh
PELAYANAN UMAT DI GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA : Pengobatan Segala Penyakit Niskala, Pewacakan Kelahiran, Pebayuhan Oton, Penebusan Melik, Megedong Gedongan, Menek Kelih, Pewintenan, Pengidep Hati, Pemarisudha Karang dll.

Baca juga : GELAR UPACARA WARAK KERURON, “Habis Keguguran Sebelum Menjadi Malapetaka”
TIPS MEBAYUH OTON YANG BAIK SECARA NISKALA. Banyak orang mebayuh oton asal cepat, asal dekat, ulah pragat dan murah. Namun yang perlu sangat diperhatikan dalam urusan niskala bukanlah itu. Agar apa yang dilaksanakan tidak percuma, hal hasil tidak ada efek niskalanya. Karena upacara itu hanya sebatas seremonial biasa saja.
Salah satu hal yang sangat penting harus diperhatikan ialah Taksu Tempat dan Taksu Pinandita/Pemangku yang melaksanakan upacara. Untuk mengecek tempat dan taksu yang muput baik. CIRINYA TEMPAT ITU SELALU RAMAI DAN BANYAK DICARI ORANG.

Ibarat warung makan, kalau sudah ramai pembelinya, pasti makanan disana enak dan memuaskan. Karena pakaian putih, pandai memantra tak jaminan semua menjadi baik secara niskala. Karena pakain putih bisa dibeli, buku pun bisa dibeli. Namun TAKSU hanya milik Tuhan/Sesuwunan, yang diberikan pada orang orang tertentu saja. Serta orang mataksu pasti akan selalu dicari banyak orang.

BAGI TEMAN2 YANG INGIN MELAKSANAKAN PEBAYUHAN INI SECARA MANDIRI ( BUKAN MASSAL ), SESUAI HARI OTONAN.
INFORMASI SELENGKAPNYA TLP/ WA 081 231 899 594/ 081 325 103 688.
BISA JUGA KONSULTASI LANGSUNG KE GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA
JADWAL BUKA :
Selasa & Kamis : Pukul 19 :00 – 21 : 00 Wita
Sabtu & Minggu Pukul 09:00 –12 : 00 Wita
LOKASI UPACARA : PURI YADNYA – Jln. Raya Nyuh Kuning, Desa Mas, Kecamatan, Ubud, Kabupaten Gianyar – Sebelah Timur Setra Nyuh Kuning ke Utara 50 Meter, LIHAT PAPAN NAMA

DILARANG MENG COPY PASTE ARTIKEL INI TANPA IZIN, KARENA ITU MERUPAKAN KEJAHATAN YANG TIDAK BERADAB. TULISAN ADALAH SEBUAH KARYA KEKAYAAN INTLEKTUAL YANG PATUT DIHARGAI & MEMILIK HAK CIPTA, BAGI PLAGIATOR BISA DITUNTUT SECARA HUKUM.









