Gelar Kembali PEBAYUHAN OTON & PENEBUSAN MELIK Secara Mandiri (Bukan Massal) di hari Otonannya
MINGGU, 29 DESEMBER 2024 – SABTU, 4 JANUARI 2025

Informasi Pendaftaran Telp/WA 081 231 899 594/ 081 325 103 688
Jangan pernah menyepelekan otonan, karena disini sejatinya awal sukses dan seimbangnya kehidupan manusia sekala niskala. Karena dalam pebayuhan otonan kita mempersembahkan saji pada Sang Maha Jiwa yang reinkarnasi dalam tubuh. Serta memberi persembahan pada Nyapa Papat yang menemani kita hidup dan mengantar kita nantinya.
Kita sering kesana kesini sembahyang, tapi terkadang lupa untuk mempersembahkan Upakara pada Sang Hyang Paran Numadi/Sang Maha Jiwa. Jadi tentu jiwa kita akan tidak mengalami kesetabilan sekala niskala. Hingga jiwa tidak tenang, males belajar, males bekerja, males sembahyang dan lain sebagainya.
Selain itu juga, kita sering bangga makan enak, tapi Nyama Papat yang kita ajak lahir tidak pernah kita suguhkan apa apa, tentu akan menjadi masalah yang sangat besar terkait kesetabilan hidup sekala niskala. ( Masak diajak saja, tak pernah dikasi upah, kita pun jengkel kalau diperlakukan seperti itu).
Padahal Nyapa Papat inilah yang menjaga kita setiap hari dan menjaga kita saat tidur sampe mengantarkan kita nanti ke alam nirwana. Tapi kita sering mengabaikannya, hingga hidup kita seolah sendiri tidak ada yang membantu, susah, rejeki jauh, banyak masalah dan kesakitan.
Menurut Wacakan Kelahiran Lontar Raspati Kalpa ini merupakan gambaran hidup
Wuku BALA,
Dewa Betara Durga,
Pengawak lembu,
Kayu Cemara dan Kayu Amblu,
Burung beluk dan burung Keker,
Binatang Lembu,
Lintang Kumba,
Pesimpenan gedung tertutup, ( Tidak Bisa Menyimpan Harta )
Lumbung bolong ( Rejeki Gak Pernah Dedeg/Mesari )
Baca juga : Telat Metebusan Melik, Kadek Dede “HOMO”? Begini Kisahnya..
Tabiat dan sifatnya : Keras Hatinya, loba pikirannya, terkadang senang membuat bencana/masalah, suka membantu dursila, tak ada yang malunya, tapi lebih kuat kalau berlaku diam-diam, tak cocok menjadi pernauangan, panas perintahnya, suka didekati oleh orang agung, diakui kecakapannya untuk mengabdi, suka memperlihatkan kekayaan, kadang liar budinya, kikir, sembarang kehenaknya mau dituruti saja. Kematiannya karena kena teluh/ kena racun/disakitin desti, jatuh/tabrakan.

REDITE KLIWON, WUKU BALA – MINGGU, 29 DESEMBER 2024
Pendiam, berjiwa keras, sukar diajak bermuswarah, bisa terjerumus dalam dunia judi, umumnya hidupnya berhasil, pinter berdebat, sabar, sopan, tidak mau mendengarkan nasehat orang lain, bahaya selalu mengintai hidupnya, kencederungan anaknya meninggal salah satu. Kelahiran ini tergolong kelahiran melik, wajib di bayuh oton dan penebusan melik. Wenang diruwat seorang Dalang Samirana. Mendapatkan Penglukan Asta Pungku, Sudamala & Gangga Amerta.
SOME UMANIS, WUKU BALA – SENIN, 30 DESEMBER 2024
Ramah, sopan, dermawan, murah hati, senang merantau, suka mencampuri urusan orang lain, Segela pekerjaan menemukan hasil baik, dan tidak banyak kemauan. Untuk menebus hutang panumadi, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan Penglukatan Dasa Mala Leteh & Gangga Amerta.
OTONAN JATUH SAAT TILEM, SEBAIKNYA MELAKSANAKAN PEBAYUHAN, AGAR TIDAK APREMADE DEWA.

ANGGARA PAING, WUKU BALA – SELASA, 31 DESEMBER 2024
suka bekerja, suka menolong orang lain, pemarah, tidak mudah percaya sama orang lain, mudah mendapat teman, murah hati, namun terkadang rakus. Untuk menebus hutang panumadi, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan Penglukatan Dasa Mala Leteh & Gangga Amerta.
BUDA PON, WUKU BALA – RABU, 1 JANUARI 2025
Dalam bekerja tekun, sopan santun, mudah mendapat teman, suka memperlihatkan kepandaian/miliknya, suka dipuji, berwatak keras, mudah tersinggung, memiliki sifat iri, kelak bisa hidup senang dan kaya. Namun kelahiran ini tergolong kelahiran melik, disukai alam wong samar, cenderung umur pendek, sebaiknya di bayuh oton dan penebusan melik, oleh seorang Dalang Samirana. Mendapatkan Penglukan Asta Pungku, Sudhamala & Gangga Amerta.
𝑩𝒂𝒄𝒂 𝒋𝒖𝒈𝒂 : KISAH NYATA – “Apit Wangke Kembali Menyurat Kisah Kematian.
WRASPATI WAGE, WUKU BALA – KAMIS, 2 JANUARI 2025
Mempunyai cita citanya yang tinggi, mudah mendapat kawan, pandai, rajin, keras hati, & mudah tersinggug. Sayangnya pendendam, berlaku setengah setengah, keras budinya, hingga kehancuran hidupnya mulai menghampiri. Untuk menebus hutang panumadi, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan Penglukatan Dasa Mala Leteh & Gangga Amerta.

SUKRA KLIWON, WUKU BALA – JUMAT, 3 JANUARI 2025
Pinter, pandai bicara, pandangannya luas, berhati baik, pergaluannya menyenangkan, serba bisa, & terkadang pemalas. Jika ia wanita, bicaranya tidak memandang lelaki. Untuk menebus hutang panumadi, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan Penglukatan Dasa Mala Leteh & Gangga Amerta.
OTONAN BERTEPATAN DENGAN KAJENG KLIWON, SEBAIKNYA MELAKSANAKAN PEBAYUHAN, ITU SUDAH LUMRAH.
SANISCARA UMANIS, WUKU BALA – SABTU, 8 JUNI 2024
Memiliki jiwa kesatria, disenangi masyarakat, tau tata karma, cepat marah, mudah tersinggung,mudah member maaf, suka pujian, tidak suka diatasi, selalu menjadi kambing hitam/difitnah, ada kekutan Durga dalam dirinya/bisa kedalih bisa ngeliak. Kelahiran ini tergolong kelahiran Melik, sebaiknya dibayuh Oton dan Melik, oleh seorang Dalang Samirana. Mendapatkan Penglukatan Asta Pungku, Sudamala & Gangga Amerta.
PELAYANAN UMAT DI GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA : Pengobatan Segala Penyakit Niskala, Pewacakan Kelahiran, Pebayuhan Oton, Penebusan Melik, Megedong Gedongan, Menek Kelih, Pewintenan, Pengidep Hati, Pemarisudha Karang, Penyapuh Anten, Penyapuh Taksu dll.
𝑩𝒂𝒄𝒂 𝒋𝒖𝒈𝒂 : HABIS KEGUGURAN “Metemu Lara Di Niskala” Si Anak Ingin Ibu Nyusul & Ibunya Takut Mandul
TIPS MEBAYUH OTON YANG BAIK SECARA NISKALA. Banyak orang mebayuh oton asal cepat, asal dekat, ulah pragat dan murah. Namun yang perlu sangat diperhatikan dalam urusan niskala bukanlah itu. Agar apa yang dilaksanakan tidak percuma, hal hasil tidak ada efek niskalanya. Karena upacara itu hanya sebatas seremonial biasa saja.
Salah satu hal yang sangat penting harus diperhatikan ialah Taksu Tempat dan Taksu Pinandita/Pemangku yang melaksanakan upacara. Untuk mengecek tempat dan taksu yang muput baik. CIRINYA TEMPAT ITU SELALU RAMAI DAN BANYAK DICARI ORANG.

Ibarat warung makan, kalau sudah ramai pembelinya, pasti makanan disana enak dan memuaskan. Karena pakaian putih, pandai memantra tak jaminan semua menjadi baik secara niskala. Karena pakain putih bisa dibeli, buku pun bisa dibeli. Namun TAKSU hanya milik Tuhan/Sesuwunan, yang diberikan pada orang orang tertentu saja. Serta orang mataksu pasti akan selalu dicari banyak orang.

Bagi Teman2 Yang Ingin Melaksanakan Pebayuhan Ini Secara Mandiri ( Bukan Massal ), Sesuai Hari Otonan.
INFORMASI SELENGKAPNYA TLP/ WA 081 231 899 594
BISA JUGA KONSULTASI LANGSUNG KE GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA
JADWAL BUKA :
Selasa & Kamis : Pukul 19 :00 – 21 : 00 Wita
Sabtu & Minggu Pukul 09:00 –12 : 00 Wita
LOKASI UPACARA : PURI YADNYA – Jln. Raya Nyuh Kuning – Ds. mas – Kec. Ubud – Kab. Gianyar – Bali (sebelah timur setra Nyuh Kuning), LIHAT PAPAN NAMA














