Kami gelar kembali Pebayuhan Oton dan Penebusan Melik Wuku Julungwangi Secara Mandiri (BUKAN MASSAL)
Mulai MINGGU, 2 NOVEMBER 2025 – SABTU, 8 NOVEMBER 2025

Informasi pendaftaran Telp/ WA 081 246 887 662/ 081 231 899 594
Jangan pernah menyepelekan otonan, karena disini sejatinya awal sukses dan seimbangnya kehidupan manusia sekala niskala. Karena dalam pebayuhan otonan kita mempersembahkan saji pada jiwa yang reinkarnasi dalam tubuh. Serta memberi persembahan pada Nyapa Papat yang menemani kita hidup dan mengantar kita nantinya.
Kita sering kesana kesini sembahyang, tapi terkadang lupa untuk mempersembahkan Upakara pada Sang Hyang Paran numadi/Sang Maha Jiwa. Jadi tentu jiwa kita akan tidak mengalami kesetabilan sekala niskala. Hingga jiwa tidak tenang, males belajar, males bekerja, males sembahyang dan lain sebagainya.
Selain itu juga, kita sering bangga makan enak, tapi Nyama Papat yang kita ajak lahir tidak pernah kita suguhkan apa apa, tentu akan menjadi masalah yang sangat besar terkait kesetabilan hidup sekala niskala. ( Masak diajak saja, tak pernah dikasi upah, kita pun jengkel kalau diperlakukan seperti itu).
Padahal Nyama Papat inilah yang menjaga kita setiap hari dan menjaga kita saat tidur sampe mengantarkan kita nanti ke alam nirwana. Tapi kita sering mengabaikannya, hingga hidup kita seolah sendiri tidak ada yang membantu, susah, rejeki jauh, banyak masalah dan kesakitan.

Menurut Wacakan Kelahiran Lontar Raspati Kalpa, Pengaruh Pengaruh Dari Pada “Saptawara, Pancawara, & Wuku” Terhadap Kelahiran Manusia
Wuku JULUNGWANGI,
Dewa Betara Sambu,
Pengawak Teja,
Kayu Cempaka
Burung nilam,
Binatang Banteng,
Lintang Angin,
Pesimpenan Gedong terbuka,
Lumbung kosong.

Tabiat atau sifat : suka pelesir, baik dalam teman dangan lincah, pengasih, berbau harum semerbak, masyur, murah hati, sukarela apa bila diindahkan kemauannya, dipercaya sebarang orang ucapannya, diakui kecakapannya, manis bicaranya, dicintai orang banyak, halangannya karena bila terlampau besar hatinya tak sepadan dengan kekuatannya, dan kehendaknya. Berhati hatilah kematiannya karena binatang buas/berbisa. Misalnya Harimau, Ular, Macan dll.
Selain itu kelahiran Julungwangi terkadang angkuh, tidak suka diatasi, tidak bisa menyimpan harta benda & banyak bicaranya.
Baca juga : Kembali Tersurat Kisah “MELIK ADNYANA” | Diabaikan! Tangan Berdarah Habis Mimpi Di Gigit Macan, Kok Bisa?

Baca juga : KETIKA MELIK CAKRA TERDETEKSI, SEGERALAH LAKUKAN HAL INI
OTONAN JATUH PADA :
REDITE PON, JULUNGWANGI – MINGGU, 2 NOVEMBER 2025
Hati hati jika bekerja di sawah, karena malapetakanya bersumber dari sana. Jangan juga mengambil kerjaan sebagai penasehat, karena kurang baik untuk kehidupannya ke depan. Tergolong kelahiran Melik, Wajib diruwat oleh seorang Mangku Dalang Samirana. Melaksanakan Pebayuhan Oton & Penebusan Melik. Mendapatkan Penglukatan Asta Pungku, Sudhamala dan Gangga Amerta.
SOMA WAGE, JULUNGWANGI – SENIN, 3 NOVEMBER 2025
jujur, bicaranya keras, Jarang menemukan kebahagian hidup dan selalu penuh penyesalan. Amarah tidak terkendali dan tidak bisa menerima pendapat orang lain. Sebaiknya melaksanakan pebayuhan oton, untuk menebus karma manumadi, mendapatkan penglukatan Urip Pemanumadian dan Gangga Amerta.

ANGGARA KLIWON, JULUNGWANGI – SELASA, 4 NOVEMBER 2025
sering kebingungan, suka mencari kesalahan orang lain, Kelahiran melik, bisa mati salah pati atau ulah pati, serta menjanda atau menduda. Wajib diruwat oleh seorang Mangku Dalang Samirana. Melaksanakan Pebayuhan Oton & Penebusan Melik. Mendapatkan Penglukatan Asta Pungku, Sudhamala dan Gangga Amerta.
BUDA UMANIS, JULUNGWANGI – RABU, 5 NOVEMBER 2025
Selalu di dedera kesusahan dan kesedihan, banyak orang iri kepadanya, suka menolong dan bijaksana. Untuk mentralisir karma buruk kelahiranya, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, dengan penglakatan Urip Pemanumadian dan Gangga Amerta.
HARI OTONAN INI BERTEPATAN DENGAN HARI PURNAMA, SEBAIKNYA MELAKSANAKAN PEBAYUHAN, AGAR TIDAK APREMADE DEWA.
Baca juga : Kisah Nyata – Lidah Poleng “MELIK DURGA”, Hati-Hati di Umur 40 Tahunan
WRASPATI PAING, JULUNGWANGI – KAMIS, 6 NOVEMBER 2025
Boros, sering terlibat pertengkaran, kwalitas diri rendah, banyak memiliki masalah bahaya datang dari orang yang sakit hati kepadanya. Untuk mentralisir karma buruk kelahiranya, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, dengan penglukatan Urip Pemanumadian dan Gangga Amerta.

SUKRA PON, JULUNGWANGI – JUMAT, 7 NOVEMBER 2025
sering terjebak dengan pujian, suka bergaul, namun pikirannya selalu bingung. Tergolong Kelahiran melik, akan kehilangan suami/istri, Cerai Mati. Wajib diruwat oleh seorang Mangku Dalang Samirana. Melaksanakan Pebayuhan Oton & Penebusan Melik. Mendapat Penglukatan Asta Pungku, Sudhamala dan Gangga Amerta.
SANISCARA WAGE, JULUNGWANGI – SABTU, 8 NOVEMBER 2025
tergolong kelahiran melik, jika berkeluarga akan meninggal salah satu, banyak bicaranya, wataknya kaku dan keras. Wajib diruwat oleh seorang Mangku Dalang Samirana. Melaksanakan Pebayuhan Oton & Penebusan Melik. Mendapatkan Penglukatan Asta Pungku, Sudamala dan Gangga Amerta.

PELAYANAN UMAT DI GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA : Pengobatan Segala Penyakit Niskala, Pewacakan Kelahiran, Pebayuhan Oton, Penebusan Melik, Megedong Gedongan, Menek Kelih, Pewintenan, Pengidep Hati, Pemarisudha Karang dll.
TIPS MEBAYUH OTON YANG BAIK SECARA NISKALA. Banyak orang mebayuh oton asal cepat, asal dekat, ulah pragat dan murah. Namun yang perlu sangat diperhatikan dalam urusan niskala bukanlah itu. Agar apa yang dilaksanakan tidak percuma, hal hasil tidak ada efek niskalanya. Karena upacara itu hanya sebatas seremonial biasa saja.
Baca juga : AWAS! Melik Jangan “DITUTUP” | Ini Rahasia Niskalanya…
Salah satu hal yang sangat penting harus diperhatikan ialah Taksu Tempat dan Taksu Pinandita/Pemangku yang melaksanakan upacara. Untuk mengecek tempat dan taksu yang muput baik. CIRINYA TEMPAT ITU SELALU RAMAI DAN BANYAK DICARI ORANG.

Ibarat warung makan, kalau sudah ramai pembelinya, pasti makanan disana enak dan memuaskan. Karena pakaian putih, pandai memantra tak jaminan semua menjadi baik secara niskala. Karena pakain putih bisa dibeli, buku pun bisa dibeli. Namun TAKSU hanya milik Tuhan/Sesuwunan, yang diberikan pada orang orang tertentu saja. Serta orang mataksu pasti akan selalu dicari banyak orang.
Baca juga : GELAR UPACARA WARAK KERURON, “Habis Keguguran Sebelum Menjadi Malapetaka”

Bagi Teman2 Yang Ingin Melaksanakan Pebayuhan Ini Secara Mandiri ( Bukan Massal ), Sesuai Hari Otonan.
INFORMASI SELENGKAPNYA TLP/ WA 081 246 887 662/ 081 231 899 594. BISA JUGA KONSULTASI LANGSUNG KE GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA
JADWAL BUKA :
Selasa & Kamis : Pukul 19 :00 – 21 : 00 Wita
Sabtu & Minggu Pukul 09:00 –12 : 00 Wita
LOKASI UPACARA : PURI YADNYA – Jln. Raya Nyuh Kuning – Ds. Mas – Kec. Ubud – Kab. Gianyar – Bali (sebelah timur setra Nyuh Kuning) ke utara . LIHAT PAPAN NAMA.
Baca juga : Umat “Antre” Metebusan Melik !! Kata Umat : “Mantrane Nyusup Lan Mebukti”


DILARANG MENG COPY PASTE ARTIKEL INI TANPA IZIN, KARENA ITU MERUPAKAN KEJAHATAN YANG TIDAK BERADAB. TULISAN ADALAH SEBUAH KARYA KEKAYAAN INTLEKTUAL YANG PATUT DIHARGAI & MEMILIK HAK CIPTA, BAGI PLAGIATOR BISA DITUNTUT SECARA HUKUM.











