081246887662

081246887662

puriyadnya@gmail.com

puriyadnya@gmail.com

Jam Buka

Senin - Minggu 08 :00 - 22: 00 Wita

Gelar Kembali PEBAYUHAN OTON & PENEBUSAN MELIK WUKU BALA Secara Mandiri (Bukan Massal) di hari Otonannya
MINGGU, 22 FEBRUARI 2026 – SABTU, 28 FEBRUARI 2026

Informasi Pendaftaran Telp/WA 081 325 103 688/ 081 246 887 662

Jangan pernah menyepelekan otonan, karena disini sejatinya awal sukses dan seimbangnya kehidupan manusia sekala niskala. Karena dalam pebayuhan otonan kita mempersembahkan saji pada Sang Maha Jiwa yang reinkarnasi dalam tubuh. Serta memberi persembahan pada Nyapa Papat yang menemani kita hidup dan mengantar kita nantinya.

    Kita sering kesana kesini sembahyang, tapi terkadang lupa untuk mempersembahkan Upakara pada Sang Hyang Paran Numadi/Sang Maha Jiwa. Jadi tentu jiwa kita akan tidak mengalami kesetabilan sekala niskala. Hingga jiwa tidak tenang, males belajar, males bekerja, males sembahyang dan lain sebagainya.

Baca juga : Umat “Antre” Metebusan Melik !! Kata Umat : “Mantrane Nyusup Lan Mebukti”

    Selain itu juga, kita sering bangga makan enak, tapi Nyama Papat yang kita ajak lahir tidak pernah kita suguhkan apa apa, tentu akan menjadi masalah yang sangat besar terkait kesetabilan hidup sekala niskala. ( Masak diajak saja, tak pernah dikasi upah, kita pun jengkel kalau diperlakukan seperti itu).

    Padahal Nyapa Papat inilah yang menjaga kita setiap hari dan menjaga kita saat tidur sampe mengantarkan kita nanti ke alam nirwana. Tapi kita sering mengabaikannya, hingga hidup kita seolah sendiri tidak ada yang membantu, susah, rejeki jauh, banyak masalah dan kesakitan.

Menurut Wacakan Kelahiran Lontar Raspati Kalpa ini merupakan gambaran hidup

Wuku BALA,

Dewa Betara Durga,

Pengawak lembu,

Kayu Cemara dan Kayu Amblu,

Burung beluk dan burung Keker,

Binatang Lembu,

Lintang Kumba,

Pesimpenan gedung tertutup,

Lumbung bolong ( Rejeki Gak Pernah Dedeg/Mesari )

Baca juga : Telat Metebusan Melik, Kadek Dede “HOMO”? Begini Kisahnya..

Tabiat dan sifatnya : Keras Hatinya, loba pikirannya, terkadang senang membuat bencana/masalah, suka membantu dursila, tak ada yang malunya, tapi lebih kuat kalau berlaku diam-diam, tak cocok menjadi pernauangan, panas perintahnya, suka didekati oleh orang agung, diakui kecakapannya untuk mengabdi, suka memperlihatkan kekayaan, kadang liar budinya, kikir,  sembarang kehenaknya mau dituruti saja. Kematiannya karena kena teluh/ kena racun/disakitin desti, jatuh/tabrakan. 

Pinandita Nabe Jro Dalang Badra (Dalang Samirana ), sedang melaksanakan Ruwatan Jatma Melik

REDITE KLIWON, WUKU BALA – MINGGU, 22 FEBRUARI 2026
Pendiam, berjiwa keras, sukar diajak bermuswarah, bisa terjerumus dalam dunia judi, umumnya hidupnya berhasil, pinter berdebat, sabar, sopan, tidak mau mendengarkan nasehat orang lain, bahaya selalu mengintai hidupnya, kencederungan anaknya meninggal salah satu. Kelahiran ini tergolong kelahiran melik, wajib di bayuh oton dan penebusan melik. Wenang diruwat seorang Dalang Samirana. Mendapatkan Penglukan Asta Pungku, Sudamala & Gangga Amerta.

SOME UMANIS, WUKU BALA – SENIN, 23 FEBRUARI 2026
Ramah, sopan, dermawan, murah hati, senang merantau, suka mencampuri urusan orang lain, Segala pekerjaan menemukan hasil baik,  dan tidak banyak kemauan. Untuk menebus hutang panumadi, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan Penglukatan Urip Pemanumadian & Gangga Amerta.

𝑷𝒓𝒐𝒔𝒆𝒔𝒊 𝒑𝒆𝒏𝒈𝒍𝒖𝒌𝒂𝒕𝒂𝒏 𝑨𝒔𝒕𝒂 𝑷𝒖𝒏𝒈𝒌𝒖 & 𝑺𝒖𝒅𝒉𝒂𝒎𝒂𝒍𝒂 Taksuning Dalang Samirana

ANGGARA PAING, WUKU BALA – SELASA, 24 FEBRUARI 2026
suka bekerja, suka menolong orang lain, pemarah, tidak mudah percaya sama orang lain, mudah mendapat teman, murah hati, namun terkadang rakus. Untuk menebus hutang panumadi, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan Penglukatan Urip Pemanumadian & Gangga Amerta.

Prosesi Upacara Biakala

BUDA PON, WUKU BALA – RABU, 25 FEBRUARI 2026
Dalam bekerja tekun, sopan santun, mudah mendapat teman, suka memperlihatkan kepandaian/miliknya, suka dipuji, berwatak keras, mudah tersinggung, memiliki sifat iri, kelak bisa hidup senang dan kaya. Namun kelahiran ini tergolong kelahiran melik, disukai alam wong samar, cenderung umur pendek, sebaiknya di bayuh oton dan penebusan melik, oleh seorang Dalang Samirana. Mendapatkan Penglukan Asta Pungku, Sudhamala & Gangga Amerta.

𝑩𝒂𝒄𝒂 𝒋𝒖𝒈𝒂 : KISAH NYATA – “Apit Wangke Kembali Menyurat Kisah Kematian.

WRASPATI WAGE, WUKU BALA – KAMIS, 26 FEBRUARI 2026 
Mempunyai cita citanya yang tinggi, mudah mendapat kawan, pandai, rajin, keras hati, & mudah tersinggung. Sayangnya pendendam, berlaku setengah setengah, keras budinya, hingga kehancuran hidupnya mulai menghampiri. Untuk menebus hutang panumadi, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan Penglukatan Urip Pemanumadian & Gangga Amerta.

𝑷eserta Sedang Melaksanakan Persembahyangan

SUKRA KLIWON, WUKU BALA – JUMAT, 27 FEBRUARI 2026
Pinter, pandai bicara, pandangannya luas, berhati baik, pergaluannya menyenangkan, serba bisa, & terkadang pemalas.  Jika ia wanita, bicaranya tidak memandang lelaki. Untuk menebus hutang panumadi, perlu dilaksanakan pebayuhan oton, mendapatkan Penglukatan Urip Pemanumadian & Gangga Amerta.

SANISCARA UMANIS, WUKU BALA – SABTU, 28 FEBRUARI 2026
Memiliki jiwa kesatria, disenangi masyarakat, tau tata karma, cepat marah, mudah tersinggung,mudah memberi maaf, suka pujian, tidak suka diatasi, selalu menjadi kambing hitam/difitnah, ada kekuatan Durga dalam dirinya/bisa kedalih bisa ngeliak. Kelahiran ini tergolong kelahiran Melik, sebaiknya dibayuh Oton dan Melik, oleh seorang Dalang Samirana. Mendapatkan Penglukatan Asta Pungku, Sudamala & Gangga Amerta.

PELAYANAN UMAT DI GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA : Pengobatan Segala Penyakit Niskala, Pewacakan Kelahiran, Pebayuhan Oton, Penebusan Melik, Megedong Gedongan, Menek Kelih,  Pewintenan, Pengidep Hati, Pemarisudha Karang, Penyapuh Anten, Penyapuh Taksu dll.

𝑩𝒂𝒄𝒂 𝒋𝒖𝒈𝒂 : HABIS KEGUGURAN “Metemu Lara Di Niskala” Si Anak Ingin Ibu Nyusul & Ibunya Takut Mandul

TIPS MEBAYUH OTON YANG BAIK SECARA NISKALA. Banyak orang mebayuh oton asal cepat, asal dekat, ulah pragat dan murah. Namun yang perlu sangat diperhatikan dalam urusan niskala bukanlah itu. Agar apa yang dilaksanakan tidak percuma, hal hasil tidak ada efek niskalanya. Karena upacara itu hanya sebatas seremonial biasa saja. 

Salah satu hal yang sangat penting harus diperhatikan ialah Taksu Tempat dan Taksu Pinandita/Pemangku yang melaksanakan upacara. Untuk mengecek tempat dan taksu yang muput baik. CIRINYA TEMPAT ITU SELALU RAMAI DAN BANYAK DICARI ORANG.

𝑮𝒆𝒅𝒐𝒏𝒈 𝑺𝒖𝒄𝒊 𝑺𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒅𝒊 𝑷𝒂𝒅𝒂𝒕𝒊 𝑷𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒌𝒊𝒍𝒂𝒏, 𝑫𝒂𝒓𝒊 𝑺𝒆𝒍𝒖𝒓𝒖𝒉 𝑩𝒂𝒍𝒊 𝒃𝒂𝒉𝒌𝒂𝒏 𝑳𝒖𝒂𝒓 𝑩𝒂𝒍𝒊

Ibarat warung makan, kalau sudah ramai pembelinya, pasti makanan disana enak dan memuaskan. Karena pakaian putih, pandai memantra tak jaminan semua menjadi baik secara niskala. Karena pakain putih bisa dibeli, buku pun bisa dibeli. Namun TAKSU hanya milik Tuhan/Sesuwunan, yang diberikan pada orang orang tertentu saja. Serta orang mataksu pasti akan selalu dicari banyak orang. 

Bagi Teman2 Yang Ingin Melaksanakan  Pebayuhan Ini Secara Mandiri ( Bukan Massal ), Sesuai Hari Otonan.

INFORMASI SELENGKAPNYA TLP/ WA 081 325 103 688  / 081 246 887 662

BISA JUGA KONSULTASI LANGSUNG KE GEDONG SUCI USADHA AGUNG BALI NISKALA

 JADWAL BUKA :

Selasa & Kamis : Pukul 19 :00 – 21 : 00 Wita

Sabtu & Minggu  Pukul 09:00 –12 : 00 Wita

LOKASI UPACARA : PURI YADNYA – Jln. Raya Nyuh Kuning – Ds. mas – Kec. Ubud – Kab. Gianyar – Bali (sebelah timur setra Nyuh Kuning), LIHAT PAPAN NAMA

Artikel yang Disarankan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *